Thursday, April 28, 2016

REFLEKSI DAN PERSEPSI

Diam, 
Tak menggerakkan satu indera pun.
Jiwa ini hanya termenun dan bertanya-tanya ada apa
Apakah benar membuat keputusan 
karena intervensi dari luar?
“Benarkah?”



Jalan yang berkelok-kelok dan naik turun,
masih belum diterangi obor yg menyala.
Apakah ku harus menyalakan sumbu obor di setiap jalan yang kulewati?

Bukan tak berani melangkah,
sepertinya ku pernah melewati jalan ini sebelumnya
dan ku ingat apa yang ada di ujung jalan.
Apa ku harus menelan kekecewaaan yang sama atau memberanikan diri
melewati jalan yang sepertinya sama untuk tau akhir di ujung jalan yang sebenarnya?
karena Yang Maha Tahu yang bisa melihat semua dengan jelas,
walaupun ada kabut dan diselimuti gelap.

“Fuck You”

No comments:

Post a Comment